Tulisan Utama

Konsep Dasar Diagnostik Kesulitan Belajar

Diagnostik kesulitan belajar adalah suatu upaya untuk memahami jenis dan karakteristik serta latar belakang kesulitan-kesuliatn belajar dengan menghimpun dan mempergunakan berbagai data/informasi selengkap dan subyektif mungkin sehingga memungkinkan untuk mengambil kesimpulan dan keputusan serta mencari...

Selengkapnya...

KONSEP DASAR PENGAJARAN REMEDIAL

Ditulis oleh:ronaldo-simanjuntak | Dalam Uncategorized | Pada 22-04-2015

0

Definisi Remedial

Remedial adalah suatu upaya yang dilakukan dalam rangka membantu peserta didik mengtasi permasalahan dalam proses pembelajaran, terutama dalam mengatasi miskonsepsi yang dimilki oleh peserta didik. Remedial merupakan treatmen untuk meningkatkan pemahaman peserta didik dalam bidang berhitung, memahami maupun menulis. Dalam random House Webster’s College Dictionary (1991), remediasi diartikan sebagai intended to improve poor skill in specified field. Remediasi/remedial adalah kegiatan yang dilaksanakan untuk membetulkan kekeliruan yang dilakukan siswa. Dari pengertian tersebut jika di kaitkan dengan sistem pembelajaran berarti bahwa remedial adalah suatu kegiatan yang dilakukan untuk memperbaiki kegiatan pembelajaran yang telah dilaksanakan sebelunya. Kegagalan ini dapat kita ketahui dari ketidak berhasilan peserta didik menguasi kompetensi pembelajaran. Beberapa perlakuan yang dapat dilakukan oleh seorang pengajar untuk menanggulangi masalah tersebut yaitu dengan memberikan rangkuman materi, penjelasan ulang, response, dan lain-lain.

Konsep Dasar Diagnostik Kesulitan Belajar

Ditulis oleh:ronaldo-simanjuntak | Dalam Bimbingan dan Konseling | Pada 21-04-2015

Tags:

0

Diagnostik kesulitan belajar adalah suatu upaya untuk memahami jenis dan karakteristik serta latar belakang kesulitan-kesuliatn belajar dengan menghimpun dan mempergunakan berbagai data/informasi selengkap dan subyektif mungkin sehingga memungkinkan untuk mengambil kesimpulan dan keputusan serta mencari alternative kemungkinan pemecahannya.

 

  Prosedur dan Teknik Diagnostik Kesulitan Belajar

Secara umum langkah-langkah pelaksanakan diagnostic kesulitan belajar selaras dengan langkah-langkah pelaksanaan bimbingan belajar. Namun secara khusus, langkah-langkah diagnostic kesulitan belajar itu dapat diperinci lebih lanjut, mengingat pada hakikatnya hanya merupakan salah satu bagian atau jenis layanan bimbingan belajar.

Keterampilan Dasar Bimbingan dan Konseling untuk Teacher-Konselor

Ditulis oleh:ronaldo-simanjuntak | Dalam Bimbingan dan Konseling | Pada 20-04-2015

0

Konselor adalah orang yang mempunyai keahlian dalam konseling. Secara khusus konselor bergerak di bidang pendidikan yang bertanggung jawab atas layanan konseling bagi peserta didiknya. Namun secara umum konselor tidak hanya bergerak di bidang pendidikan, konselor juga dapat merambah di bidang industry, organisasi dan lain-lain.

Kunci keberhasilan dalam menuju tercapainya tujuan konseling adalah seorang konselor yang berkompeten dan menguasai teknik konseling dengan baik. Seorang konselor yang mampu menguasai teknik konseling dapat merespon kliennya dengan baik dan benar sesuai dengan keadaaan kliennya. Respon yang baik dan benar dari seorang konselor adalah respon yang dapat mendorong klien bisa terbuka untuk menceritakan perasaan, pengalaman dan  pikirannya.setelah itu konselor dapat terlibat dalam diskusi mengenai kliennya.

Adapun kompetensi konselor antara lain:

PEMBELAJARAN BERNUANSA BIMBINGAN DAN BERORIENTASI PERUBAHAN PERILAKU

Ditulis oleh:ronaldo-simanjuntak | Dalam Bimbingan dan Konseling | Pada 19-04-2015

0

Pada hakekatnya bimbingan dan konseling bertujuan untuk mengawasi perkembangan perilaku peserta didik serta membantu peserta didik dalam mengembangkan potensi yang dimiliki oleh peserta didik. Dalam pembelajaran sudah jelas kaitan antara bimbingan dan konseling dengan perubahan perilaku peserta didik.

 

Dalam lingkunan sekolah, bimbingan dan konseling sangat berperan besar dalam mentukan perubahan sikap pada peserta didik, namun tidak hanya imbingan dan konseling saja yang mempengaruhi perubahan perilaku pada peserta didik, tetapi lingkungan pun menjadi faktor perubah perilaku peserta didik.

Dampak Layanan Bimbingan dan Konseling di Sekolah

Ditulis oleh:ronaldo-simanjuntak | Dalam Bimbingan dan Konseling | Pada 18-04-2015

0

Dampak dari adanya Bimbingan dan Konseling sangatlah besar bagi peserta didik di sekolah, entah itu sebagai motivasi, penunjang prestasi dan dan perilaku peserta didik disekolah. Dengan adanya Bimbingan dan Konseling inilah perkembangan peserta didik dapat dipantau atau diawasi agar tidak tumbuh menjadi perilaku yang tidak baik atau menyalahi aturan-aturan yang berlaku.

 

Guru di sekolah atau seorang konselor akan mengawasi peserta didiknya dalam proses perkembangannya, disinilah sangat terasa dampak Bimbingan dan Konseling, karena perkembangan peserta didik disekolah bisa terawasi dengan baik oleh konselor. Jika tidak ada Bimbingan dan konseling maka ditakutkan perkembangan peserta didik yang kebanyakan adalah remaja yang masih mencari jati diri ini akan menjadi tidak baik dan berkembang kearah yang tidak diharapkan yang akan memberikan dampak negatif dikemudian hari.

LANDASAN BIMBINGAN DAN KONSELING

Ditulis oleh:ronaldo-simanjuntak | Dalam Bimbingan dan Konseling | Pada 17-04-2015

0

Dalam bimbingan dan konseling sangat diperlukan yang namanya landasan sebagai dasar atau akar dari bimbingan dan konseling. Ibarat sebuah pohon yang membutuhkan akar untuk berdiri tegak, bimbingan dan konselingpun sama, memerluka landasan agar tidak tidak terjadi hal yang tidak diinginkan dalam bimbingan dan konseling. Karena bila terjadi sesuatu dalam layanan bimbingan dan konseling maka akan berdampak pada individu yang dilayani (konseli).

Berikut adalah landasan-landasan dalam bimbingan dan konseling:

KONSEP DASAR BIMBINGAN DAN KONSELING

Ditulis oleh:ronaldo-simanjuntak | Dalam Bimbingan dan Konseling | Pada 16-04-2015

Tags: ,

0

A. Pengertian Bimbingan dan Konseling

  1. Pengertian bimbingan

Secara etimologis kata bimbingan yaitu terjemahan dari kata “Guidance”  yang berasal dari kata kerja “to guide” yang berarti “menunjukan, membimbing, menuntun, ataupun membantu”. Sesuai dengan istilahnya, maka secara umum bimbingan dapat diartikan sebagai suatu bantuan atau tuntunan.

Posisi dan Urgensi Bimbingan dan Konseling dalam Pendidikan

Ditulis oleh:ronaldo-simanjuntak | Dalam Bimbingan dan Konseling | Pada 15-04-2015

Tags:

0

Bimbingan dan konseling (BK) yaitu suatu layanan yang diberikan oleh seorang pendidik kepada peserta didik yang bertujuan untuk membuat peserta didik bisa lebih mengenali dirinya termasuk potensi, bakat dan minat dirinya. BK juga bertujuan untuk membentuk suatu karakter yang bertanggung jawab dan mandiri dalam menghadapi permasalah yang dihadapi oleh peserta didik. Dengan demikian bimbingan dan konseling ini sangat dibutuhkan peranannya untuk membentuk karakter yang baik dan juga meningkatkan mutu pendidikan di suatu sekolah.

Peraturan Menteri Pendidikan Nasional (Permendiknas) Nomor 27 tahun 2008 tentang Standar Kualifikasi Akademik dan Kempetensi Konselor yaitu upaya pemerintah dalam mencapai tujuan dari BK sendiri. Peraturan ini dibuat agar para konselor memiliki kemampuan atau standar yang ditetapkan untuk memberi pelayanan bagi peserta didik. Namun, pada kenyataannya sering sekali berbeda dengan dengan yang diharapkan.